
Malang – Prestasi dan kontribusi akademik dosen Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA) kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Dekan Fakultas Peternakan UNIKAMA, Dr. Ir. Enike Dwi Kusumawati, S.Pt., MP., IPM dipercaya sebagai Invited Speaker dalam Seminar Nasional Universitas Ma Chung 2026 yang diselenggarakan pada Rabu, 8 Juli 2026, di Universitas Ma Chung, Malang.
Seminar Nasional yang mengusung tema “Empowering National Informatics through Human-Centered Digital Intelligence” ini menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk mendiskusikan pemanfaatan kecerdasan digital yang berorientasi pada kebutuhan manusia dalam berbagai bidang keilmuan.
Pada kegiatan tersebut, Dr. Enike Dwi Kusumawati menjadi salah satu Invited Speaker bersama Dr. Yusri Fajar, S.S., M.A. dari Universitas Brawijaya. Seminar juga menghadirkan Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. sebagai Keynote Speaker, serta dibuka secara resmi oleh Prof. Dr. Ir. Stefanus Yufra Menahen Taneo, M.S., M.Sc., Rektor Universitas Ma Chung.
Kehadiran Dekan Fakultas Peternakan UNIKAMA sebagai narasumber dalam forum ilmiah nasional ini merupakan bentuk kontribusi aktif UNIKAMA dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan penguatan jejaring akademik lintas perguruan tinggi. Selain menjadi wadah diseminasi gagasan dan hasil penelitian, kegiatan ini juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Seminar Nasional Universitas Ma Chung 2026 menghadirkan berbagai subbidang keilmuan, antara lain ekonomi dan bisnis, bahasa dan sastra, teknologi dan desain, pengabdian kepada masyarakat, serta ilmu kesehatan. Melalui forum ini, peserta diajak untuk berbagi inovasi dan solusi dalam menghadapi tantangan transformasi digital yang berpusat pada manusia.
Partisipasi Dr. Enike Dwi Kusumawati sebagai Invited Speaker diharapkan semakin memperkuat eksistensi Fakultas Peternakan UNIKAMA di tingkat nasional sekaligus menjadi motivasi bagi sivitas akademika untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang inovatif, kolaboratif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

