Dosen FAPET UNIKAMA Cindy Audina Damayanti Dampingi KKN Kembangkan Integrated Circular Farming Berbasis Aquaponik dan Pakan Silase

Malang – Dosen Fakultas Peternakan Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (UNIKAMA), Cindy Audina Damayanti, S.Pt., M.Pt., turut berperan dalam pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Dalam kegiatan tersebut, ia mendampingi mahasiswa dalam mengembangkan inovasi Integrated Circular Farming berbasis aquaponik dan pemanfaatan pakan silase di masyarakat.

Kegiatan KKN ini mengangkat konsep Integrated Circular Farming, yaitu sistem yang mengintegrasikan beberapa sektor produksi sehingga hasil samping atau limbah dari satu kegiatan dapat dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan lainnya. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa berupaya memperkenalkan alternatif pengelolaan sumber daya yang lebih efisien dan sesuai dengan potensi lokal.

Dalam pelaksanaan KKN, Cindy Audina Damayanti berperan mendampingi mahasiswa sejak tahap perencanaan hingga penerapan program di lapangan. Pendampingan dilakukan melalui diskusi, pemantauan kegiatan, serta pemberian masukan terhadap program yang disusun mahasiswa bersama masyarakat.

Keterlibatan tersebut juga menjadi bentuk kontribusi dosen Fakultas Peternakan UNIKAMA dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui pengabdian kepada masyarakat. Pengetahuan akademik juga menjadi bagian dari proses pendampingan agar inovasi yang diperkenalkan mahasiswa tetap memperhatikan aspek teknis, efisiensi, dan keberlanjutan.

Salah satu program yang dikembangkan mahasiswa adalah sistem aquaponik, yaitu integrasi antara budidaya ikan dan tanaman. Dalam sistem ini, air dari kolam ikan yang mengandung unsur hara dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Sebaliknya, tanaman membantu menyaring air sehingga dapat digunakan kembali dalam sistem budidaya.

Selain aquaponik, mahasiswa juga memperkenalkan pemanfaatan bahan lokal sebagai pakan silase. Silase merupakan teknologi pengawetan pakan melalui proses fermentasi yang dapat membantu menjaga ketersediaan pakan ternak, terutama ketika bahan pakan segar sulit diperoleh.

Penerapan aquaponik dan pakan silase dalam satu konsep Integrated Circular Farming diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sumber daya secara terpadu. Masyarakat tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai budidaya ikan, tanaman, dan ternak, tetapi juga memahami pentingnya mengurangi limbah serta meningkatkan nilai guna bahan yang tersedia di lingkungan sekitar.

Kegiatan KKN tersebut memperlihatkan adanya sinergi antara dosen sebagai pendamping, mahasiswa sebagai pelaksana program, dan masyarakat sebagai mitra kegiatan. Mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar langsung di lapangan, sementara masyarakat memperoleh alternatif inovasi yang dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi setempat.

Bagi mahasiswa, pendampingan dari Cindy Audina Damayanti, S.Pt., M.Pt sebagai DPL membantu mereka menghubungkan teori yang diperoleh di bangku kuliah dengan kebutuhan nyata masyarakat. Proses tersebut juga melatih mahasiswa untuk melakukan identifikasi masalah, menyusun program, berkomunikasi dengan masyarakat, serta mengevaluasi hasil kegiatan.

Sementara itu, bagi masyarakat, program ini diharapkan dapat menjadi pengetahuan awal dalam mengembangkan sistem produksi yang lebih hemat sumber daya dan ramah lingkungan. Keberlanjutan program tetap bergantung pada kemampuan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan teknologi tersebut secara mandiri.

Keterlibatan Cindy Audina Damayanti, S.Pt., M.Pt sebagai dosen sekaligus DPL KKN menunjukkan komitmen Fakultas Peternakan UNIKAMA dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pengabdian yang aplikatif. Peran dosen tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga hadir melalui pendampingan langsung terhadap mahasiswa dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, FAPET UNIKAMA terus mendorong pengembangan inovasi peternakan yang memperhatikan aspek produktivitas, efisiensi, keberlanjutan lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Pengembangan Integrated Circular Farming berbasis aquaponik dan pakan silase menjadi salah satu contoh bahwa kegiatan KKN dapat menjadi ruang kolaborasi untuk menerapkan ilmu pengetahuan sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.

Dengan dukungan dosen, mahasiswa, dan masyarakat, kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan serta memperkuat peran UNIKAMA dalam pengembangan inovasi peternakan dan pemberdayaan masyarakat.

FAPET UNIKAMA – Bersama Membangun Peternakan Masa Depan.

Scroll to Top