Prodi Peternakan Unikama Ajarkan Mahasiswa Tentang Strategi Menjadi Pengusaha Muda

UNIKAMA – Siapkan lulusan yang bisa menciptakan peluang kerja, Fapet (Fakultas  Peternakan) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ajarkan mahasiswa strategi menjadi pengusaha muda. Dengan mengadakan Kuliah tamu (11/11) yang bertajuk “Prospek Peternakan dan Strategi Menjadi Pengusaha Muda Sukses”.  Dalam kegiatan ini  mendatangkan dua pemateri yakni Dewi Masyithoh, S.Pt., MP Komisaris PT. Kembang Joyo seorang pengusaha lebah madu dan M. Syahroni, S.Pt., MP pengusaha muda ayam petelur sekaligus alumni dari Fapet Unikama. Pemateri tersebut akan memberikan ilmu dan strategi untuk membuka dan mengetahui peluang usaha apa saja yang terus berkembang di masa depan di bidang peternakan.

Dr. Ir. Enike Dwi Kusumawati, S.Pt., M.P., IPM selaku Dekan Fapet menerangkan bahwasannya kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi jiwa wirausaha mereka agar nantinya mahasiswa bisa menciptakan peluang kerja sendiri. “Sulitnya mencari pekerjaan adalah PR bagi kami agar nantinya mahasiswa lulusan dari Unikama tidak perlu bersusah payah mencari pekerjaan. Mereka bisa menciptakan peluang kerja sendiri dengan menjadi seorang pengusaha,” paparnya.

Mahasiswa takut untuk memulai usaha sendiri karena yang mereka tahu untuk membuka usaha membutuhkan modal yang besar. Padahal, mahasiswa bisa memulainya dengan modal yang sedikit dan bahkan tidak memakai modal berupa uang. Di era revolusi Industri 4.0. ini mahasiswa bisa memulai menjadi penjual hanya bermodalkan gadget atau menjadi reseller.

“Tidak hanya memberikan ilmu tentang strategi menjadi pengusaha muda, kegiatan ini juga menyadarkan mereka akan prospek peternakan tidak hanya monoton untuk menjadi PNS , usaha ternak ayam dan sapi. Mereka juga bisa membuka usaha ayam petelur, IB (Inseminasi Buatan) Unggas kemudian bisnis lebah madu yang memiliki prospek yang luar biasa dengan modal yang seminimal mungkin,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Program Studi (Kaprodi) Peternakan Aju Tjatur Nugroho K., S.Pt., MP juga menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh semua angkatan mulai dari 2016 sampai 2019.

“Kami berharap melalui kegiatan ini mahasiswa bisa berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan dan bisa mandiri. Mahasiswa juga diharapkan bisa mencari peluang atau kesempatan usaha apa yang memiliki prospek kedepannya,” tuturnya.

Terbukti, banyak alumni dari Fapet yang menjadi pengusaha. Pihak Fapet juga selalu memonitoring dan memiliki grup alumni di salah satu Sosial Media (Sosmed). “Alumni ini juga berkontribusi kepada instansi-instansi baik pemerintah maupun perusahaan swasta. Selama ini kita terus ada kontak dengan mereka untuk saling menyampaikan informasi. Mereka juga bisa kita undang untk memberikan pelatihan kepada adik tingkatnya,” tutupnya